Back to My Own TELKOM. Di tengah gencarnya promosi kompetitor dan maraknya berita tentang kode akses, pilihan kalimat tersebut sebagai sebuah tema acara yang diselenggarakan TELKOM memang sangat pas. Seperti halnya Kamis ini (08/11), Tim Data Internet dan VAS TELKOM Bekasi, yang dikomandani oleh Harry Pribadi mengantar siswa dan guru Kids School Harapan Indah Bekasi, mengunjungi TELKOM Purwakarta. Tepat pukul 07.00 WIB, para siswa yang terdiri dari 138 murid serta 22 guru pembimbing, mengendarai tiga unit bis dan dua mobil dinas TELKOM berangkat menuju TELKOM Purwakarta.
Luar Biasa. Sambutan masyarakat memang luar biasa. Tatapan mata dan roman muka setiap orang yang melihat rombongan serta tulisan spanduk Back to My Own TELKOM. Ada yang tersenyum, ada yang memberi acungan jempol dan tidak jarang sekelompok masyarakat melambaikan tangan kepada rombongan di sepanjang dari Jl A. Yani Bekasi, di jalur Tol Cikampek, kota Purwakarta sampai di STO. Hal yang lebih luar biasa adalah di sepanjang jalan, masyarakat pengguna jalan hampir selalu memprioritaskan rombongan, bahkan petugas POLANTAS membantu mengatur (kita fikir malah akan menghentikan atau menilang : John).
Tiba di STO Purwakarta. Pukul 08.30 WIB tiga unit bis berspanduk Back to My Own TELKOM tiba di STO Purwakarta, Jl. Jendral Sudirman Purwakata, setelah sempat menyita perhatian para pengguna jalan di Bekasi, Cikampek dan Purwakarta. Puluhan anggota SAS Purwakarta yang telah disiagakan untuk menyambut kedatangan rombongan dengan sigap menyeberangkan siswa dan memasuki halaman STO Purwakarta.

Mas Harry nampak menyapa Ibu Kepala Kisd School begitu tiba di halaman parkir STO Purwakarta.
Usai ice breaking dan pembagian kelompok serta dengan penuh antusias menyanyikan lagu anak-anak yang telah diubah syairnya menjadi “… TELKOMNet / TELKOM Flexi / TELKOM Speedy siapa yang punya … “ para siswa dan guru secara bergantian memasuki ruang sentral dan MDF. Jumlah yang cukup besar membuat Panitia harus menyusun jadwal dalam dua kelompok besar dan 16 kelompok kecil, sehingga waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Suasana pembagian kelompok.
Di kedua tempat itu, mereka diperkenalkan perangkat MDF, perangkat dan cara kerja sentral, perekaman pulsa, sampai ISDN. Petugas juga menerangkan bagaimana proses terjadinya percakapan, khususnya telepon rumah. Di Sentra, anak-anak disambut oleh Pak Sukharmi, pemangku NETRE Purwakarta.

Pak Sukharmi menyambut anak-anak sebelum memasuki ruang sentral.

Pak Jajang tengah memberikan penjelasan.

Anak-anak tengah mencoba fasilitas ISDN.
Usai itu, rombongan beriringan berjalan sepanjang 1,2 km menuju Gedung KANCATEL Purwakarta, Jl. Singawinata Purwakarta. Melewati Situ Buleud sebagai ikon pariwisata Purwakarta, rombongan kembali menjadi perhatian pengguna jalan di sepanjang perjalanan. Sebuah media promosi yang handal, mengingat anak-anak menggunakan kaos seragam bertuliskan Back to My Own TELKOM dan Speedy.

Iringan rombongan menuju Gedung KANCATEL Purwakarta.
Capek. Tiba di Gedung KANCATEL Purwakarta, beberapa anak mengeluh capek, meski keceriaan dan kegembiraan tetap terpancar di wajah mereka. Beberapa anak, bahkan langsung membuka perbekalan : minum sepuasnya dan makan. Untung juga panitia menyiapkan tempat dengan lesehan, bukan dengan kursi.

Anak-anak membuka perbekalan begitu tiba di Aula Pangeran Purwakarta.
Di Aula Pangeran Purwakarta anak-anak dibiarkan duduk lesehan dan menikmati banyak hal. Presentasi produk dan informasi tentang TELKOM yang harus mereka rangkum dalam Lembar Kerja Siswa, hiburan musik, puisi, game, quiz dan lagi-lagi ini yang paling penting : mengapa Back to My Own TELKOM. Anak-anak ini memang luar biasa. Mereka telah dapat memberi makna dalam bahasa Ibu mereka terhadap tema yang diusung panitia : Kembali ke TELKOM milikku. Ya, tidak sekedar TELKOM-ku tapi TELKOM milikku.

Mas Harry tengah menyampaikan presentasi.

Tiga penyanyi dadakan menyanyikan lagu Sahabat Sejati.

Suasana ketika Pak John membagi hadiah.
Penghujung. Di akhir acara, Kepala Kids School Erna Yuniartiningsih, memberikan kenang-kenangan kepada Tim berupa lukisan yang dibuat oleh salah seorang siswa yang berprestasi dalam bidang seni rupa. Lagi-lagi, lukisan luar biasa tentang suasana pelajaran internet, dalam mana, di papan tertulis dengan huruf besar kata “SPEEDY”. Dalam sambutanya Erna Yuniartiningsih mengatakan, “Saya selaku Kepala Kids School Harapan Indah, mengucapkan terima kasih kepada TELKOM, yang telah memberikan kesempatan kepada Kids School untuk berbagi informasi tentang TELKOM. Selama ini kami telah memanfaatkan produk TELKOM, namun baru kali ini sadar, bahwa TELKOM juga memiliki banyak produk lainnya. Bahkan para siswa banyak yang minta dipasangkan Speedy kepada orang tua mereka usai acara pengenalan internet terdahulu”.

Kepala Sekolah Kids School Harapan Indah.

Kepsek memberikan Plakat Terima Kasih.

Seorang siswa menghadiahkan lukisannya kepada TELKOM.
Sementara itu Prio Sesanto yang mewakili manajemen KANCATEL Purwakarta, usai menerima plakat dari Kepala Kids School mengucapkan terima kasih kepada Kids School yang telah memberikan kepercayaan kepada kami, sehingga TELKOM Purwakarta menjadi pilihan untuk dikunjungi.

Seluruh peserta bersalaman dan berjanji untuk saling menjadi sahabat sejati.
Outing Class Program memang telah usai, namun keinginan untuk membangkitkan kesadaran akan Back to My Own TELKOM yang diusung dalam acara ini, baru dimulai. Perlu upaya serius untuk melanjutkannya menjadi sebuah kenyataan.
(photo taken by Karyaman, photo edited by Prio, wrote by John, Karyaman, Prio)