Onno W. Purbo Goyang Purwakarta

Onno Widodo Purbo, MENKOMINFO Republik Mimpi, Sabtu 7 Februari 2009 lalu menggoyang Purwakarta dengan presentasi seminarnya yang luar biasa. Onno bersama Bupati Purwakarta, H. Dedi Mulyadi, SH dan Arief Musta’in, VP Product Management TELKOM menjadi pembicara dalam a Half-day Seminar : Internet for Education di Food Court TOSERBA YOGYA.

dedi1Dedi Mulyadi, yang bertindak sebagai Keynote Speaker, memaparkan information and communication technology (ICT) dalam dua dimensi, yakni : efisiensi dan produktifitas. Beliau memaparkan bagaimana pemanfaatan ICT menjadi upaya menuju efisiensi di segala bidang dalam pemerintahannya. Pemanfaatan ICT yang menggantikan peran korespondensi manual, misalnya, akan mendorong terciptanya efisiensi biaya luar biaya dari sisi dokumen, distribusi, bahkan waktu. Pemanfaatan ICT juga akan mendorong terciptanya produktifitas kerja seiring pemanfaatan waktu yang lebih efisien.

Di sisi lain, pemanfaatan ICT juga membawa dampak berkurangnya nilai-nilai sosial sebagai konsekuensi hubungan informasi dan komunikasi dalam dunia maya. Karenanya, beliau mengharapkan pengguna ICT untuk mampu menyikapi ICT dengan bijaksana, sehingga meminimasi munculnya dampak tersebut, terutama berkurangnya nilai-nilai ketimuran yang kita miliki.

Dalam lembar presentasi yang dibagikan kepada hampir 150 peserta seminar, Bupati mencanangkan Program PURWAKARTA DIGDAYA IT 2009. Lebih jauh Bupati juga memaparkan rencana pemanfaatan ICT ini dalam pemerintahannya. Beliau bertekad untuk mengimplementasikan Good Governance melalui penyelenggaraan pemerintahan berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kinerja dalam hubungannya dengan masyarakat, kelompok bisnis dan kelompok terkait lainnya. Dalam pemerintah daerah yang dipimpinnya, Bupati juga merencanakan terjadinya pengelolaan informasi di tingkat Pemerintah Daerah secara sistematis dalam rangka pelayanan masyarakat. Sementara di Satuan Kerja dan Unit Kerja Bupati mengharapkan terjadinya pengelolaan informasi berbasis alur kerja tiap Satuan Kerja / Unit Kerja berazas efisiensi dan efektifitas dalam mencapai tujuannya.

onno2Kang Iwan, sang moderator dari Dinas Pendidikan, Olah Raga dan Pemuda Kabupaten Purwakarta mengantarkan Sang Menteri, Onno yang menjadi pembicara pertama. Onno mengangkat pemanfaatan internet dalam pendidikan. Dengan gayanya yang kocak dan cenderung ceplas-ceplos, Onno mampu menyihir 150 peserta seminar yang sebagian besar adalah para guru. Berbicara tentang hal teknis justru menarik perhatian para peserta yang sebagian besar membawa laptop dan memanfaatkan akses internet TELKOM Hotspot yang tersedia di TOSERBA YOGYA. Onno menyampaikan hal aplikatif, termasuk open sourcesnya yang tersimpan di http://opensource.telkomspeedy.com sehingga para peserta sangat antusias mengikuti presentasinya, bahkan mencobanya. Kepada panitia penyelenggara, Onno juga menyediakan seluruh materi yang dia miliki dalam dua buah external harddisk untuk diperbanyak.

Onno mampu menyedot perhatian peserta dalam lebih dari satu jam presentasi penuh humor, penuh cerita pengalaman, bahkan aplikasi sederhana yang dia contohkan.

ariefArief Musta’in, Vice President Product Management TELKOM menjadi pembicara kedua. Beliau menjadi pengantar bagi penyampaian Sistem Informasi Aplikasi Pendidikan (SIAP) yang dirancang oleh Gugus Konten TELKOM. SIAP yang dipersiapkan sejak medio 2008 ini memang dipersembahkan bagi kemajuan pendidikan melalui pemanfaatan ICT di dalamnya. SIAP yang didukung Application Services Provider menjadi pionir dalam dunia pendidikan di Indonesia dibangun berbasis teknologi web internet dan dirancang khusus bagi pengguna antara lain : Dinas Pendidikan, sekolah, guru, siswa bahkan orang tua siswa.

SIAP menjadi sebuah solusi untuk multi fungsi sejak calon siswa, proses penerimaan siswa baru, registrasi, proses belajar mengajar, administrasi, penerimaan keluhan dan konsultasi bahkan dapat dimanfaatkan oleh para alumni.

Acara juga diisi dengan presentasi produk dari AXIOO yang menampilkan Gita Surya sebagai pembicara. Gita memaparkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, termasuk lingkungan budaya yang melingkupinya.

Di samping itu, demo produk juga disampaikan oleh PESONA EDU, penyedia software pendidikan. Para guru nampak antusias melihat demo software pendidikan yang sangat berguna dalam mempercepat proses belajar mengajar di sekolah.

plakatDi sela-sela acara, panitia memberikan kenang-kenangan bagi para pendukung acara. Sebuah plakat yang dibuat dari CD dan ditandatangani oleh para pembicara utama menjadi kenangan indah bagi para pendukung acara : TELKOM, TOSERBA YOGYA, AXIOO, RIT Computer, ELIZA dan DIKNAS Purwakarta, diserahkan para pembicara utama.

1 comment Februari 22, 2009

Selamat Hari Jadi Purwakarta

Admin purwakarta.wordpress.com mengucapkan

Selamat Hari Jadi Kabupaten Purwakarta ke-40

12 Juli 1968 – 12 Juli 2008

Selamat Hari Jadi Purwakarta ke-177

20 Juli 1831 – 20 Juli 2008

Semoga Purwakarta Berkarakter segera terwujud

4 comments Juli 20, 2008

Purwakarta Hotspot Community

Pekan lalu, 31 Mei 2008, bertempat di Food Court TOSERBA YOGYA Purwakarta, sekitar 25 pengguna internet di Purwakarta mencoba menggunakan hotspot bersama-sama. Acara bareng tersebut adalah bagian acara bertajuk Purwakarta Hotspot Community yang terselenggara atas kerja sama TELKOM Purwakarta, TOSERBA YOGYA, Mans Computer dan Eliza Group.

Hotspot yang disediakan oleh TELKOM dimaksudkan sebagai bentuk kepedulian TELKOM dalam mengenalkan information and communication technology (ICT) bagi masyarakat Purwakarta. Dan jadilah hotspot di TOSERBA YOGYA ini sebagai hotspot pertama yang ada di Purwakarta. Meski terkesan bombastis, penyediaan hotspot di TOSERBA ini merupakan bagian dari upaya TELKOM untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Acara tersebut juga merupakan bagian dari rangkaian acara sejenis yang diselenggarakan TELKOM di wilayah Bekasi, Karawang dan Purwakarta.

Acara pertama adalah Lomba Karya Tulis Hotspot yang salah satunya dimenangi oleh siswi SMP Negeri 1 Purwakarta, Raden Ayu Qisthi Shafira yang meraih juara keempat dengan karya tulis berjudul Hotspot di Era Informasi dan Globalisasi. Dan acara kedua adalah Lomba Blog TELKOM Bekasi yang juga menjadi upaya membangun kecerdasan informatika di kalangan pelajar.

Tulisan sejenis juga tersedia di sini.

6 comments Juni 8, 2008

FLEXIFLORA Expo 2008

Purwakarta 2nd FLEXIFLORA Expo 2008 adalah sebuah event tahunan yang pada tahun 2008 ini memasuki tahun penyelenggaraan kedua. Sebuah flora expo berskala nasional yang diikuti tidak saja oleh peserta dari Purwakarta, Jawa Barat, namun juga Jakarta, dan beberapa kota di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Bali.

Purwakarta 2nd FLEXIFLORA Expo 2008 diselenggarakan oleh Satria Event Organizer yang didukung oleh TELKOM dan TOSERBA YOGYA Purwakarta di halaman parkir belakang TOSERBA YOGYA, 24 Februari – 9 Maret 2008. Sebagai sebuah expo, Purwakarta 2nd FLEXIFLORA Expo 2008 tidak saja berupa pameran flora yang tengah menjadi trend masyarakat penggemar flora, namun juga memajang produk TELKOM, FLEXI dan Speedy.

Selama Purwakarta 2nd FLEXIFLORA Expo 2008, pengunjung tidak saja dimanjakan oleh ratusan bunga cantik, namun juga oleh kecepatan dan kenyamanan akses internet gratis yang disediakan oleh TELKOM, berupa layanan TELKOMHotspot.

Add comment Februari 23, 2008

Back to My Own TELKOM

Back to My Own TELKOM. Di tengah gencarnya promosi kompetitor dan maraknya berita tentang kode akses, pilihan kalimat tersebut sebagai sebuah tema acara yang diselenggarakan TELKOM memang sangat pas. Seperti halnya Kamis ini (08/11), Tim Data Internet dan VAS TELKOM Bekasi, yang dikomandani oleh Harry Pribadi mengantar siswa dan guru Kids School Harapan Indah Bekasi, mengunjungi TELKOM Purwakarta. Tepat pukul 07.00 WIB, para siswa yang terdiri dari 138 murid serta 22 guru pembimbing, mengendarai tiga unit bis dan dua mobil dinas TELKOM berangkat menuju TELKOM Purwakarta.

Luar Biasa. Sambutan masyarakat memang luar biasa. Tatapan mata dan roman muka setiap orang yang melihat rombongan serta tulisan spanduk Back to My Own TELKOM. Ada yang tersenyum, ada yang memberi acungan jempol dan tidak jarang sekelompok masyarakat melambaikan tangan kepada rombongan di sepanjang dari Jl A. Yani Bekasi, di jalur Tol Cikampek, kota Purwakarta sampai di STO. Hal yang lebih luar biasa adalah di sepanjang jalan, masyarakat pengguna jalan hampir selalu memprioritaskan rombongan, bahkan petugas POLANTAS membantu mengatur (kita fikir malah akan menghentikan atau menilang : John).

Tiba di STO Purwakarta. Pukul 08.30 WIB tiga unit bis berspanduk Back to My Own TELKOM tiba di STO Purwakarta, Jl. Jendral Sudirman Purwakata, setelah sempat menyita perhatian para pengguna jalan di Bekasi, Cikampek dan Purwakarta. Puluhan anggota SAS Purwakarta yang telah disiagakan untuk menyambut kedatangan rombongan dengan sigap menyeberangkan siswa dan memasuki halaman STO Purwakarta.

01_harry1.jpg
Mas Harry nampak menyapa Ibu Kepala Kisd School begitu tiba di halaman parkir STO Purwakarta.

Usai ice breaking dan pembagian kelompok serta dengan penuh antusias menyanyikan lagu anak-anak yang telah diubah syairnya menjadi “… TELKOMNet / TELKOM Flexi / TELKOM Speedy siapa yang punya … “ para siswa dan guru secara bergantian memasuki ruang sentral dan MDF. Jumlah yang cukup besar membuat Panitia harus menyusun jadwal dalam dua kelompok besar dan 16 kelompok kecil, sehingga waktu yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal.

02_bagi1.jpg
Suasana pembagian kelompok.

Di kedua tempat itu, mereka diperkenalkan perangkat MDF, perangkat dan cara kerja sentral, perekaman pulsa, sampai ISDN. Petugas juga menerangkan bagaimana proses terjadinya percakapan, khususnya telepon rumah. Di Sentra, anak-anak disambut oleh Pak Sukharmi, pemangku NETRE Purwakarta.

03_kharmi2.jpg
Pak Sukharmi menyambut anak-anak sebelum memasuki ruang sentral.

04_jajang1.jpg
Pak Jajang tengah memberikan penjelasan.

05_isdn1.jpg
Anak-anak tengah mencoba fasilitas ISDN.

Usai itu, rombongan beriringan berjalan sepanjang 1,2 km menuju Gedung KANCATEL Purwakarta, Jl. Singawinata Purwakarta. Melewati Situ Buleud sebagai ikon pariwisata Purwakarta, rombongan kembali menjadi perhatian pengguna jalan di sepanjang perjalanan. Sebuah media promosi yang handal, mengingat anak-anak menggunakan kaos seragam bertuliskan Back to My Own TELKOM dan Speedy.

06_iringan1.jpg
Iringan rombongan menuju Gedung KANCATEL Purwakarta.

Capek. Tiba di Gedung KANCATEL Purwakarta, beberapa anak mengeluh capek, meski keceriaan dan kegembiraan tetap terpancar di wajah mereka. Beberapa anak, bahkan langsung membuka perbekalan : minum sepuasnya dan makan. Untung juga panitia menyiapkan tempat dengan lesehan, bukan dengan kursi.

07_diaula1.jpg
Anak-anak membuka perbekalan begitu tiba di Aula Pangeran Purwakarta.

Di Aula Pangeran Purwakarta anak-anak dibiarkan duduk lesehan dan menikmati banyak hal. Presentasi produk dan informasi tentang TELKOM yang harus mereka rangkum dalam Lembar Kerja Siswa, hiburan musik, puisi, game, quiz dan lagi-lagi ini yang paling penting : mengapa Back to My Own TELKOM. Anak-anak ini memang luar biasa. Mereka telah dapat memberi makna dalam bahasa Ibu mereka terhadap tema yang diusung panitia : Kembali ke TELKOM milikku. Ya, tidak sekedar TELKOM-ku tapi TELKOM milikku.

08_pres2.jpg
Mas Harry tengah menyampaikan presentasi.

09_nyanyi.jpg
Tiga penyanyi dadakan menyanyikan lagu Sahabat Sejati.

10_quiz.jpg
Suasana ketika Pak John membagi hadiah.

Penghujung. Di akhir acara, Kepala Kids School Erna Yuniartiningsih, memberikan kenang-kenangan kepada Tim berupa lukisan yang dibuat oleh salah seorang siswa yang berprestasi dalam bidang seni rupa. Lagi-lagi, lukisan luar biasa tentang suasana pelajaran internet, dalam mana, di papan tertulis dengan huruf besar kata “SPEEDY”. Dalam sambutanya Erna Yuniartiningsih mengatakan, “Saya selaku Kepala Kids School Harapan Indah, mengucapkan terima kasih kepada TELKOM, yang telah memberikan kesempatan kepada Kids School untuk berbagi informasi tentang TELKOM. Selama ini kami telah memanfaatkan produk TELKOM, namun baru kali ini sadar, bahwa TELKOM juga memiliki banyak produk lainnya. Bahkan para siswa banyak yang minta dipasangkan Speedy kepada orang tua mereka usai acara pengenalan internet terdahulu”.

11_kepsek.jpg
Kepala Sekolah Kids School Harapan Indah.

12_plakat.jpg
Kepsek memberikan Plakat Terima Kasih.

13_lukisan.jpg
Seorang siswa menghadiahkan lukisannya kepada TELKOM.

Sementara itu Prio Sesanto yang mewakili manajemen KANCATEL Purwakarta, usai menerima plakat dari Kepala Kids School mengucapkan terima kasih kepada Kids School yang telah memberikan kepercayaan kepada kami, sehingga TELKOM Purwakarta menjadi pilihan untuk dikunjungi.

14_salaman.jpg
Seluruh peserta bersalaman dan berjanji untuk saling menjadi sahabat sejati.

Outing Class Program memang telah usai, namun keinginan untuk membangkitkan kesadaran akan Back to My Own TELKOM yang diusung dalam acara ini, baru dimulai. Perlu upaya serius untuk melanjutkannya menjadi sebuah kenyataan.

(photo taken by Karyaman, photo edited by Prio, wrote by John, Karyaman, Prio)

1 comment November 10, 2007

Jatiluhur Cross Country 2007

Bukan saja sebuah perjalanan melintasi hutan, namun juga melintasi banyak manusia, bunga dan perdu, sawah dan ladang, juga peristiwa …

Berawal dari ketertarikan saya akan Jatiluhur. Sebuah tempat yang berjarak 9 km dari pusat kota Purwakarta, Jawa Barat. Ketika anak-anak di Batang, dulu, puluhan tahun yang lalu, saya selalu dicecoki dengan data, bahwa Waduk Jatiluhur yang nama resminya adalah Waduk Ir. H. Juanda adalah waduk terbesar di Indonesia. Saya tidak tahu benar, apakah data tersebut telah berubah atau belum. Hal yang pasti, sebagai orang yang kemudian menetap di Purwakarta dan menjadikannya tanah air kedua, saya bangga memilikinya.

02.jpg
Waduk Ir. H. Juanda, Jatiluhur, Purwakarta

Tanpa sengaja, saya mendapati disposisi dari Bos tentang adanya sebuah acara bertajuk Jatiluhur Cross Country 2007 yang diadakan oleh Alumni Pendidikan Tantina Jatiluhur. Saya langsung tertarik dan berjanji menjadikannya obyek hunting pertama saya (saya belum pernah menyengaja hunting foto). Saya bersama empat kawan-kawan pun berkumpul untuk berangkat, hari itu, 2 September 2007 tepat pukul 08.00 pagi di kantor.

01.jpg
Berposes sebelum berangkat

Sesampai di Tenda Biru Jatiluhur, telah berkumpul banyak peserta. Namun, saya justru tertarik pada kereta angin yang tepat berada di sisi waduk. Terasa sangat tradisional memang, jika diperbandingkan dengan Dufan atau Disneyland. Namun, cukup rasanya membuat anak-anak puas bermain.

04.jpg
Anak-anak tengah asyik bermain kereta angin

Tepat pukul 08.54 tiga regu pertama diberangkatkan dan berencana mengitari hutan di sisi waduk sepanjang 6 km. Panitian sudah cukup menakuti kami dengan jalanan dengan dakian yang terjal dan turunan yang curam. “Keciiiiil”, seluruh peserta sepakat menyahuti. Saya? Sudah sangat ketar-ketir dengan ancaman route itu. Sudah lama sekali tidak naik gunung. Terakhir sekali, saat kuliah, mendaki Dieng dari arah Bawang, Batang. Hampir 8 jam tanpa henti. Oh ya, regu kami berangkat sekitar 15 menit kemudian.

05.jpg

Tim pertama diberangkatkan

Baru lima menit jalan, benar saja, jalan sudah mendaki. Tapi, lelah belum menyergap, mengingat hutan lebih membuatku tertarik. Tombak-tombak cahaya yang muncul di antara dedaunan pohon membuat ROL teramat indah dan sayang untuk tidak diabadikan. Juga perdu dan semak yang memunculkan bunga warna-warni yang hampir tidak pernah saya temui sebelumnya. Belum lagi gurauan antarkami.

061.jpg

07.jpg
Jalan mendaki

Sempat tersesat hampir 1 kiloan, kami bertemu rombongan keempat. Wow, tertinggal satu regu pemberangkatan, nih. ‘Gak mungkin menang, deh’, kata seorang kawan. Jadinya, moment itu malah jadi moment narsis para anggota perjalanan.

09.jpg

11.jpg

15.jpg

28.jpg

19.jpg

21.jpg

22.jpg
Narsis

Benar, ini bukan saja perjalanan melintasi hutan, namun juga melintasi banyak hal. Tanah yang mulai mengering, menanti hujan yang tidak kunjung datang. Perempuan-perempuan perkasa, yang hidupnya dikaryakan dengan cinta, bagi keluarganya. Kakek tua yang masih juga perkasa, dan memilih tetap di sawahnya. Pipa-pipa air yang entah mengapa dibuat oleh masing-masing pemiliknya. Sepertinya tidak ada sinergi untuk menjadikannya satu pipa besar saja dan membaginya kelak setiba di rumah mereka. Landscape waduk, pepohonan yang tidak dapat maksimal saya raih dengan kamera saya. Dan yang pasti, bunga-bunga indah ….

14.jpg

08.jpg

17.jpg

20.jpg

10.jpg

13.jpg

25.jpg

30.jpg

16.jpg

23.jpg

24.jpg

27.jpg
Keindahan di sepanjang perjalanan

Letih mendera, namun di ujung acara di Purwakarta, selalu ada keriuhrendahan tawa. Lengkap dengan Sang Diva dan sawernya … Selamat menikmati.

31.jpg

32.jpg
Sang Diva

 

2 comments November 10, 2007


Blog Stats

Tulisan Terakhir

Blogroll